Ganti sepatu tiap Jumat? Ga perlu!

Hari Jumat, adalah hari yang pendek *kata orang*. Bolehlah dikata demikian, dikarenakan hari Jumat adalah hari dimana pria Muslim diwajibkan memenuhi panggilan bersama untuk mendengarkan penggiring umat menuju kebaikan dari sebuah khotbah. Pria muslim berkumpul pada sebuah masjid, yang kemudian memfokuskan kondisi untuk mendengarkan khotbah, bukan berpindah tempat tidur ataupun menjadikan masjid sebagai wadah arisan.Ingatlah, Allah tidak akan menciptakan segala sesuatu tanpa hikmah. Untuk sementara, beberapa manfaat yang dapat diambil adalah bagaimana melatih menahan hawa nafsu untuk berbicara atau melakukan kegiatan lainnya, dan juga mendapati ilmu baru ataupun mempertajam ilmu kita tentang agama Islam.

Kegiatan Sholat Jumat ini berlangsung ketika waktu Dzuhur datang, yakni sekitar pukul 12.00 atau waktu di tengah-tengah manusia sedang bekerja. Akibatnya, mereka harus mengenakan pakaian kerja untuk melakukan Sholat Jumat, ataupun memakai pakaian yang telah dipersiapkan sebelum berangkat kerja. Jika jarak tidak menjadi masalah, beberapa peserta khotbah ini mengganti atau bahkan membersihkan diri dulu sebelum mengikuti kuliah di siang hari ini.

Beberapa kejadian, untuk pria-pria yang menggunakan pakaian kerja untuk Sholat Jumat, adalah kehilangan sepatu yang menjadi pijakan mereka mencari rejeki. Kehilangan ini bisa dikarenakan orang lain tidak sengaja memakai sepatu yang bukan miliknya tanpa sengaja atau tertukar (positive thinking) atau memang maling (hahaha). Hal ini menjadikan was-was kita setiap akan Sholat Jumat. Atau bahkan, kita rela menjamin ketidakhilangan sepatu ini dengan menitipkan pada penitipan sepatu walau itu dikenakan biaya.
Berikut adalah beberapa cara, agar kehilangan sepatu bisa diminalisir. Semoga membantu.

1. Jauhkan sepatu kanan dan kiri.
Menjauhkan sepatu kanan dan sepatu kiri minimal 1,5 meter membuat maling kerepotan. Maling tidak akan (bisa aja sih kalau malingnya rese) dengan sengaja mencari pasangan sepatu bagus dengan radius 1,5 meter karena biasanya manusia hanya akan mencari pasangan sepatunya dalam radius 0,5 meter dari sepatu yang pertama kali ditemukan. Jikalau perlu, gunakan radius > 1,5 meter. Mungkin 5 meter, atau bahkan misal letakkan sepatu kiri di sebelah kiri masjid dan sepatu kanan di sisi kanan masjid. Dengan demikian, resiko kehilangan sepatu akan berkurang.

2. Gunakan gembok ke kedua sepatu.
Menggunakan gembok untuk mengunci kedua sepatu dengan sesuatu yang fix tertempel pada masjid, misal gerbang atau apapun itu adalah cara yang dapat ditempuh juga untuk mengurangi resiko kehilangan sepatu di masjid. Jelas, maling akan berpikir dua kali, mungkin 3 kali atau bahkan n kali dengan n anggota bilangan asli lebih dari 3. Maling saja berpikir, apalagi orang yang dengan tidak sengaja tertukar sepatu.

3. Dekatkan sepatu dengan sepatu yang JAUH lebih bagus dan KELIHATAN MAHAL
Cara ini memang konyol, tapi dapat mengurangi resiko kehilangan sepatu, walau memang masih sangat sedikit pengurangannya. Cara ini dapat digunakan ketika Anda sedang bingung bagaimana menghabiskan waktu sebelum Sholat Jumat. Gunakan waktu untuk mencari sepatu yang bagus dan kelihatan mahal di sekitar masjid, niscaya resiko sepatu hilang akan berkurang walau mungkin beberapa orang akan menilai Anda sebagai calon maling.

4. Bawa sepatu masuk masjid.
Paling terdengar konyol memang. Namun cara ini sangat efektif dalam mencegah kehilangan sepatu. Masukkan sepatu dalam plastik, atau botol jika mungkin. Bawalah sepatu kedalam masjid. Sebelumnya wajib dipastikan bau dari sepatu tidak akan keluar dari pembungkus karena dapat mengganggu konsentrasi.

Sekian cuap-cuap mengenai sepatu dan sholat Jumat. Semoga bermanfaat. 😉

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s