Pendidikan Agama Islam di FK UGM?

Pendidikan Agama Islam di FK UGM berlangsung bukan sebagai kuliah pagi hari, melainkan lebih ke arah diskusi kekeluargaan yang disebut dengan Asistensi Agama Islam. AAI ini terdiri dari sekitar 6-8 mahasiswa baru dan 2 mentor yang merupakan kakak tingkat, biasanya merupakan mahasiswa tahun ke dua atau tiga.
AAI ini adalah kegiatan di luar jadwal kuliah, yang katanya sih diabsen untuk masuk ke penilaian profesional behaviour.

Berikut adalah beberapa materi yang disampaikan dalam dua kali pertemuan AAI.

Jumat, 24 September 2010

Pada pertemuan kali ini, sang mentor, memberi analogi. “Suatu perlombaan lari marathon, dimulai. Seseorang, katakanlah F, memimpin dari awal hingga finish. Dia tidak curang. Tidak memakai obat-obatan, tidak meminum suplemen, melalui arena pertandingan yang sesuai. Lalu, mengapa F tidak menerima hadiah yang seharusnya diterima oleh pemenang?” Terdiamlah kami, termenung. Berpikir lama, dan kemudian salah sorang menjawab, “karena si F tidak mendaftar”. Kak mentor tersenyum, “benar. Si F tidak mendaftar. Ini adalah sebuah analogi. Syahadat, dalam Islam diibaratkan sebuah loket pendaftaran. Setelah syahadat, barulah umat Islam diperbolehkan berlomba dalam amal untuk mendapatkan ridho-Nya”.
Itu adalah sedikit cerita mengenai pertemuan AAI pertama. Pada pertemuan itu, materinya adalah Syahadat dan pengenalan Islam.

Kamis, 30 September 2010

Pada kamis ini, materi yang disampaikan adalah “Mengenal Allah, dan mengenal Islam”. Kak mentor mulai dengan menanyakan, “Apa tanda keberadaan Allah?”…Susah bagi kami menjawab, walau kami sangat yakin dengan keberadaan Allah. Ternyata banyak, semua yang ada di dunia ini adalah tanda keberadaan Allah. Bagaimana satu sell kecil yang sangat rumit bisa melakukan metabolisme. Satu makhluk terdiri dari banyak sel. Dunia ini terdiri dari banyak mahkluk. Dimana pusat pengaturan segala kehidupan itu, selain Allah.
Setiap cabang ilmu, memiliki tingkat kesulitan. Siapa yang menciptakan ilmu-ilmu itu?
Bagaimana dengan kebenaran AlQuran di bidang sains? AlQuran telah tercipta sebelum manusia mengenal ilmu. Itu semua adalah sedikit dari kekuasaan Allah.
Begitu kurang lebihnya materi yang disampaikan hari Kamis.

Jika kalian merasa materi yang disampaikan ini melenceng, atau kalian ingin menyelidiki AAI ini, bisa memfollow tweet saya di #kuliahAAI
Sampaikan saran Anda agar kami tidak tersesat 🙂

Iklan

4 Komentar

Filed under Life, Pendidikan

4 responses to “Pendidikan Agama Islam di FK UGM?

  1. Kebesaran Allah memang sesuatu yang tidak bisa kita pungkiri. Setiap hal yang terjadi, pasti terjadi dengan izin Allah.

    Namun, apakah “Maha Besar Allah” sebuah ucapan yang memberhentikan kita untuk berpikir lebih lanjut?

    Jujur, saat ngelihat sebuah pemandangan alam yang bagus, seringkali kita mengucapkan “Subhanallah”. Namun, setelah itu kita berhenti bertanya lebih lanjut (“Bagaimana gunungnya bisa terbentuk? Itu danaunya dari kawah, atau dari sungai ya?”) dengan alasan, “Semua itu terjadi karena Allah.”

    Sedangkan, kalau kita lihat, apa yang terjadi di dunia ini tidak lepas dari sebab dan akibat.

  2. dyll@

    semua sumber ilmu itu datangnya dari ALLAH
    ya.. terkadang kita aj yg gk paham n msih terus mempertanyakannya….
    ya itulah manusia wajar lah… but kita jg rus sadar klo terkadang ada beberapa hal yang tak bisa kita logika, ilmu kita masih sulit mnjamahnya

  3. nang… kakak AAI mu siapa sih? kok keren bgt materinya.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s