Gamelan?! Dimana ya kamu?

Gamelan

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terlahir seolah merupakan kesepakatan masyarakat di sebuah daerah yang kemudian turun temurun selalu ditekuni dan diteruskan.
Oleh karenanya, setiap daerah memiliki budaya yang unik dan utuh. Keunikan sebuah budaya, merupakan daya tarik. Boleh dikata, budaya adalah sebuah aksesoris dari pariwisata. Sebuah daya tarik wisata ini dapat dipoles sedemikian sehingga menjadi pusat perhatian yang mampu menarik kehadiran para pelancong, baik dalam maupun luar negeri.

Budaya terdiri dari banyak unsur yang saling berkaitan, dan salah satunya ialah seni. Seni yang menjadi budaya lahir sebagai identitas diri suatu daerah, yang memiliki kekhasan masing-masing, baik itu seni tari, seni musik, seni drama, atau lainnya.

Jawa Tengah, sebuah provinsi besar di Pulau Jawa, menjadikan gamelan sebagai identitas diri di bidang musik. Gamelan, sebuah paket alat musik yang teridiri dari banyak alat musik, ditunjuk oleh sejarah sebagai alat musik tradisional khas Jawa Tengah. Bersama musik keroncong, mereka menjadi daya tarik tersendiri untuk wilayah Jawa Tengah di bidang musik.

Namun, pada kisahnya di abad ke-21 ini, gamelan tidak lagi muncul sebagai daya tarik. Bahkan terkadang, nama gamelan muncul sebagai bahan untuk membuat anak muda malas datang ekstrakurikuler. Ironi, sebuah daya tarik yang harusnya berkilau lenyap karena tiada orang mau membersihkan debu di atasnya.

Masyarakat Jawa Tengah sekarang ini tidak banyak yang peduli dengan gamelan. Gamelan diinterpretasikan hanya sebagai sebuah alat musik pengiring wayang, yang notabene hanya ada di desa, atau hanya sekedar alat musik pengiring musik keroncong lengkap dengan sindennya yang terdengar membosankan. Tidak banyak lagi warga Jawa Tengah yang bangga memiliki gamelan sebagai identitas daerahnya.

Seharusnya muncul sebuah pemikiran kreatif dan inovatif yang mampu mengubah citra gamelan, menjadikannya kebanggaan Jawa Tengah, dan kebanggaan Nusantara di mata dunia. šŸ™‚
(tunggu lanjutannya ya!!!)

Iklan

6 Komentar

Filed under Life, Wisata dan Budaya

6 responses to “Gamelan?! Dimana ya kamu?

  1. Semoga saja gamelan di suatu hari nanti dapat seperti batik yang telah dakui UNESCO untuk menjadi warisan budaya dunia dari Indonesia šŸ™‚
    Salam kenal….

  2. Hmm… pernah kepikiran gak sih.. kenapa orang2 Bule tertarik sama budaya Bali..?
    Pernah kepikiran juga nggak, kenapa sampe sekarang, masih banyak orang yang ingin mempelajari dan meneruskan budaya Bali? (Sepertiny sih masih banyak, lebih banyak daripada budaya2 lainny…)

    Makanan pikiran saja… mungkin dari situ bisa diambil kesimpulan untuk diterapkan pada budaya Jawa. Yang tentuny ujung2ny untuk melestarikan dan menaikkan appeal budaya Jawa, šŸ˜€

    • karena masyarakat Bali sadar bahwa dengan melestarikan budaya, maka akan muncul sebuah sumber penghasilan. Nilai sosial yang muncul berbeda.

      Dan menumbuhkan kesadaran dan membuat orang lain inisiatif ini yang susah.. šŸ˜€

  3. RACHEL

    hhhmm… kalo kegunaannya apa aja satu persatu ???
    šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s