Sistem Transportasi Dunia Danang Setia Budi!

“Hei!” tegur sapa seorang pejalan kaki ke temannya yang sedang berjalan menuju tampat tujuannya. Kemudian mereka berdua berjalan bersama, menuju tempat pemberhentian bus sementara, atau halte. Sembari berjalan, mereka membicarakan hal-hal yang seru, termasuk penelitian yang sedang mereka lakukan.
Mereka berjalan sambil berbincang, tanpa mengurangi konsentrasi mereka pada padatnya trotoar yang dipenuhi pejalan kaki. Yang tidak luput dari perhatian mereka adalah waktu.

transportasi masa depan

transportasi masa depan


Begitu sampai di tempat bekerja, mereka ganti baju atau sedikit membenahi pakaian mereka yang sedikit berantakan. Lalu, akivitas kantor pun dimulai hingga pada akhirnya waktu mengizinkan mereka pulang.
Saat pulang, terjadilah dialog di perjalanan, selama jalan kaki, ke tempat halte, dan di bus. Lalu sesampainya di halte tujuan, ada beberapa di antara mereka yang berjalan kaki, ada yang membuka kunci sepeda dan mengendarainya hingga rumah. Tidak ada yang menggunakan masker sebagai penutup hidung dari berjibunnya asap kendaraan yang tidak sehat. Jarang pula yang terlihat tidak bugar karena obesitas dan sebagainya.
Begitulah kiranya, sistem transportasi yang menurut saya perlu diterapkan sedemikian sehingga memberikan energi positif bagi lingkungan.
Jadi, terdapat sistem transportasi di mana masyarakat semula terpaksa menggunakan kendaraan umum, namun pada akhirnya mereka menyadari dan memahami sehingga keterpaksaan itu hilang dan tiada pernah muncul lagi.
Sistem transportasi ini dimulai dengan membuat halte-halte dan bus-bus yang dengan jalurnya masing-masing yang memiliki kesamaan sistem dengan transjogja yang kemudian dapat menjangkau keseluruhan pusat-pusat daerah, khususnya di daerah kota. Fasilitas yang diberikan haruslah fasilitas terbaik yang ada, dengan bus yang cukup bagus, tempat menunggu halte yang dapat membuat orang tidak bosan, dan pelayanan yang menyenangkan. Tentu saja, subsidi diberikan kepada kendaraan umum ini, sehingga warga tidak perlu banyak mengeluarkan dana untuk memanfaatkannya, atau bahkan perlu digratiskan. Perlu dibuat pula lapangan parkir sepeda gratis di dekat halte untuk mempermudah akses. Lapangan parkir sepeda ini harus dilengkapi dengan kunci sepeda yang menempel pada lantai sehingga meminimalisir kecurian sepeda.
Setelah fasilitas-fasilitas ini berdiri, perlu upaya yang seolah memaksa warga agar mencoba fasilitas ini dan meninggalkan kendaraan pribadi. Mungkin, salah satu caranya adalah dengan mencabut subsidi BBM untuk kendaraan pribadi, dan menaikkan pajak barang mewah dan sebagainya. Sedikit terkesan memaksa memang, namun sebuah perubahan besar harus diawali dengan tindakan tegas.
Hal itu jelas diperlukan kerjasama sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, untuk mengefektifkan kendaraan umum. Dengan demikian, kendaraan pribadi di jalan raya tidak akan sebanyak sekarang. Masalah transportasi hilang, dan tingkat kesehatan penduduk pun meningkat pula.
Sebuah sistem juga yang memaksa masyarakat berjalan kaki atau bersepeda untuk melatih jantung dan mengurangi tingkat obesitas.
Semoga Bangsa Indonesia selalu berpikir ke depan untuk kebaikan bersama! 🙂

Iklan

6 Komentar

Filed under Life

6 responses to “Sistem Transportasi Dunia Danang Setia Budi!

  1. dimas RAF

    Hem…nice idea..tapi butuh Dana besar nang..yang jadi masalah TU birokrasi Indonesia..orang indo sukanya yang instant dan bikin perut menggembil..
    Susah..tapi pasti bisa..tergantung partisipasi

  2. Cie mantan supir... Eh nang klo aku malah pengen bikin monorel bawah tanah. Praktis dan gak menuh2in permukaan bumi.

    Baru sadar pas nulis ini kalo gw salah nempatin isi suratnya jadi di pas namanya, males gantinya gara2 udah panjang(ngetik pake hp). Fajar!

  3. nurvirtamona

    hidup trans jogja! belom pernah naik juga komentar :p

  4. tyara

    nice post! dan menurutku juga, hal tsb harus diseimbangkan dgn keadaan jalan2 dan lingkungan di kota besar.. mungkin pelebaran dan penambahan jalur khusus untuk kendaraan umum bisa lebih ditingkatkan. nah, kan bikin kendaraan pribadi jiper tuh 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s